Minuman Isotonik Segar Berbahan Bunga Teleng dan Kemangi Buatan Warga Pinang

0
180 views

BANTENKINI.COM, KOTA TANGERANG – Bunga teleng, bunga belimbing, bunga kemangi yang jarang dimanfaatkan oleh banyak orang, di tangan inovatif Bunda Ika menjadi produk minuman segar dan menyehatkan.

Inilah salah satu wujud ketahanan pangan yang membangkitkan ekonomi dari usaha mikro kecil warga. Bunda Ika memproduksi minuman tanpa pengawet. Di luar kulkas, produknya hanya mampu bertahan 1 x 24 jam. Jika di dalam kulkas bisa bertahan tiga minggu.

“Inilah ketahanan pangan yang sebenarnya. Berasal dari tumbuhan yang tidak bisa dimakan langsung, tetapi di tangan inovatif Bunda Ika menjadi minuman segar sehat yang memiliki nilai jual,” beber Camat Pinang, Kaonang saat melakukan blusukan kuliner ke kediaman Bunda Ika di Jalan Anggrek Catlya Pinang Griya Permai RT 06 RW 06 Kelurahan Pinang Kecamatan Pinang Kota Tangerang, Minggu 22 November 2020.

Bunda Ika, ibu rumah tangga inovatif dan kreatif. Dengan label produk Isada — Isotonik Segar Pelepas Dahaga — minuman dari bahan bunga tanpa pewarna pengawet dan pemanis buatan. Sehingga sangat menyehatkan. Jenis produk minumannya ada sebanyak tujuh jenis.

“Harga jual produk minuman Isada hanya lima ribu rupiah perbotol. Minuman ini sangat baik untuk kesehatan. Pemesanan bisa dilakukan melalui whatsapp 087771127007,” jelas Bunda Ika didampingi suami, Indra.

Merah Delima
Minuman dari bahan bunga dan buah belimbing sayur (belimbing wuluh) ini, pasti akan digemari oleh teman kecil yang sedang batuk. Dengan tampilan warna merah yang dihasilkan dari warna asli bunga belimbing sayur akan membuat teman kecil tertarik mencobanya. Rasa asam dan manis yang dihasilkan dari buah belimbing sayur dan gula batu menjadi sensasi minum obat yang menyenangkan buat teman kecil.

Azura
Pengolahan bunga teleng yang dimasak dalam air mendidih menghasilkan warna biru berasal dari zat antioksidan bernama anthocyanins.
Penambahan sereh menghasilkan aroma harum nan khas dan rasa sari yang menyegarkan karena kandungan minyak atsirinya. Rasa dingin dan manis yang dihasilkan saat meminumnya membantu membuang racun dari sistim pencernaan.

Matahari Terbit
Rebusan air dengan sereh dan rimpang kunyit menghasilkan warna kuning dari zat kurkumin. Penambahan rasa pedas dari jahe menjadikan minuman matahari terbit sebagai antioksidan alami dan pereda gangguan di perut. Penambahan gula batu dan air lemon membuat minuman Matahari Terbit ini disukai oleh teman kecil dan kaya manfaat untuk menjaga stamina tubuh.

Bumi Hangus
Campuran rimpang jahe dan rerumputan sereh membuat Bumi Hangus terasa hangat saat kita meminumnya untuk meredakan masuk angin. Penambahan daun jeruk purut membuat Bumi Hangus menjadi minuman anti bakteri (E Coli) yang terasa manis dari pemanis gula jawa. Warna coklat kehitaman membuat Bumi Hangus menjadi lebih eksotis  bagi penggemarnya.

Violet
Bunga teleng yang tumbuh secara merambat menghasilkan warna biru indigo yang berasal dari mahkota bunganya. Dengan penambahan parutan nenas untuk meningkatkan imunitas tubuh menghasilkan warna ungu violet yang cantik. Rasa segar dan manis dari penambahan gula batu membuat minuman ini disukai teman kecil dan menguatkan daya ingatnya.

Bunga Kenop
Tanaman hias satu ini menghasilkan bunga berbentuk seperti kancing dengan warna beraneka ragam yang dapat mengurangi gejala flu. Rasa asli bunga rebusan bunga knop meninggalkan rasa yang khas. Dengan penambahan rempah-rempah dan pemanis gula batu menjadikan minuman dari bahan bunga kenop ini Indonesia banget.

Bunga Kemangi
Minuman dari bahan dasar bunga dan daun kemangi ini memang terasa langu jika diseduh air panas. Penambahan daun mint menghasilkan sensasi rasa dingin dan sejuk saat menikmatinya. Penambahan rasa manis dari gula batu membuat minuman ini tak terasa seperti ramuan jamu dengan khasiat menghilangkan pegal-pegal dan menjaga stamina.***

Ateng San

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here