Disperindag Lebak Buka Operasi Pasar Saat Ramadhan

0
25 views

BANTENKINI.COM LEBAK – Dalam upaya mengendalikan harga kebutuhan pokok saat bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupanten Lebak kembali menggelar operasi pasar khusus di masing-masing Kecamatan.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pasar pada Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Dedi Setiawan kepada awak media, Jumat (17/4) di Lebak.

“Kita memang rutin melaksanakan operasi pasar dalam setahun sekali khususnya menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Tujuanya adalah untuk mengantisipasi kenaikan harga di pasar.”kata Kabid Perdagangan pada Disperindag Lebak, Dedi Setiawan kepada awak media, Sabtu (17/4)

Dedi menyebut, meski kondisi pandemi Covid-19, Disperindag Lebak tetap menggelar operasi pasar dengan melakukan protokol kesehatan yang ketat. Kata Dedi, pihaknya sangat optimis di tahun ini, tak akan ada lonjakan kenaikan harga sembako yang signifikan.

“Jadi untuk operasi pasar, kita lakukan langsung ke masyarakat tersebar di 28 Kecamatan yang ada di Lebak. Sasaran yang kita tuju jelas masyarakat yang memang langsung membutuhkan.”tutur Dedi.

Dedi menjelaskan, untuk jenis komoditi yang nanti akan dijual murah yaitu terigu, gula pasir, minyak goreng dan beras. Menurut Dedi, momentum bulan Ramadhan kali ini harus dirayakan dengan rileks dan menyenangkan oleh masyarakat.

“Jadi puasa kan 30 hari, kita akan lakukan pemantauan harga langsung ke masyarakat, petugas kita turun langsung ke lapangan.”terang Dedi.

Dedi berharap dengan digelarnya operasi pasar tahun ini, bisa membantu masyarakat dalam mencari kebutuhan pokok saat melaksanakan ibadah puasa. Kata Dedi, paket-paket murah yang disalurkan bisa bermanfaat.

Dedi menyebut, saat ini, dia telah melakukan koordinasi yang ketat dengan Bulog Lebak-Pandeglang dalam mengantisipasi kelonjakan harga menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. Dedi optimis harga kebutuhan pokok di Lebak relatif stabil.

“Sudah kita koorinasikan dengan pihak Bulog Lebak-Pandeglang, bahkan sudah kita cek, ketersediaan beras dan komoditi lain masih cukup aman menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

Salah seorang warga Desa Warunggunung, Kecamatan Warunggunung, Ade Musfiroh (38) tahun yang ditemui di lokasi operasi pasar mengaku, dia berbelanja di operasi pasar karena harganya lebih murah dibandingkan dengan harga pada umumnya.

Ade menyebut, untuk rata-rata harga bahan pokok murah meski berbeda sedikit. Menurut Ade, dia rela menunggu antre jika stok barang yang dibelinya kosong.

“Saya belanja mencari selisih harga, kalau harganya lebih murah ya kita akan beli apalagi kualitasnya juga tak begitu beda.”tutur Ade.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here