BLUD Puskesmas Sepatan Gelar Konvergensi LS/LP Percepatan Penurunan Stunting

0
297 views

BANTENKINI.COM, KABUPATEN TANGERANG – Puskesmas Sepatan Kabupaten Tangerang menggelar Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan Sepatan, pada hari Selasa 24 Mei 2022 s/d 27 Mei 2022 di Aula Puskesmas Sepatan Kabupaten Tangerang.

Kegiatan ini digelar sebagai upaya percepatan perbaikan Gizi Masyarakat ( Percepat Penurunan Stunting ) di Kabupaten Tangerang khususnya di Kecamatan Sepatan.

Hadir dalam acara tersebut, Kasi Pemberdayaan Kecamatan Sepatan, Kesehatan Gizi Keluarga dan Masyarakat Puskesmas Sepatan, Bidan Kecamatan Sepatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Ketua TP-PKK Desa/kelurahan
Kader KPM, Ketua Pokja, Kader Posyandu.

Acara ini juga diikuti oleh empat Desa yang yang berada di wilayah Kecamatan Sepatan seperti Desa Pisangan Jaya, Desa Sarakan, Desa Karet dan Desa Kayu Bongkok.

Dalam kesempatan itu, Hendi. H Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Sepatan menjelaskan, kegiatan Rembuk Stunting ini merupakan integrasi semua OPD. Jadi, tidak hanya Puskesmas saja, akan tetapi juga melibatkan lintas sektor untuk bersama-sama berkomitmen mensukseskan pencegahan, penurunan dan penanganan stunting,” ucapnya.

Sumarni salah satu TP – PKK Desa Pisangan Jaya sekaligus sebagai salah satu KPM ( Kader Pembangunan Manusia ) “Mengatakan Kegiatan ini sangat Bagus sekali dalam meningkatkan penanganan dini terhadap bumil untuk 1000 HPK. sampai usia 2 tahun agar tumbuh kembang otak pada balita bisa tumbuh maksimal dengan memberikan asupan gizi yg imbang,semua itu tidak lepas dari kerja sama kita dalam upaya melengkapi sarana dan prasarana posyandu agar masyarakat antusias ke Posyandu,” ucapnya.

Bidan Daramuriani Str, Keb, mengatakan dengan kegiatan pada hari ini tentang Konvergensi LS/LP Percepatan Penurunan Stunting sangatlah baik dan bermanfaat sebagai bentuk informasi dan untuk edukasi ke masyarakat yang membutuhkan, yang bertujuan untuk menurunkan stunting di wilayahnya, saya berharap untuk semua pihak guna berkerja sama seperti Aparat Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dalam mendukung pencegahan balita stunting di desanya masing – masing,” ujar Bidan Daramuriani Str, Keb

Sementara itu Farida Hariati, SKM ( Program Gizi ) Puskesmas Sepatan mengatakan, kegiatan Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan Sepatan ini secara berkelanjutan dan bertahap, kegiatan ini dimaksudkan agar terwujud komitmen semua pihak dalam menanggulangi permasalahan stunting secara bersama-sama.

Lanjut Farida Hariati, SKM ( Program Gizi ) Puskesmas Sepatan menyampaikan ada 8 aksi konvergensi yang dilakukan untuk menurunkan angka stunting di antaranya
1.Analis situasi
2.Rencana Kegiatan Rembuk Stunting
3.Perbup
4.Pembinaan kader Pembangunan Manusia ( KPM )
5.Sistem Manajemen Data
6.Pengukuran data
7.Publikasi data stunting
8.Evaluasi Kinerja Tahunan

Delapan aksi konvergensi tersebut dilakukan mulai dari proses perencanaan, penganggaran, implementasi, pemantauan, dan evaluasi program/kegiatan aksi konvergensi dilakukan melalui intervensi gizi spesifik ( kegiatan yang langsung mengatasi terjadinya stunting seperti asupan makanan, infeksi, status gizi ibu, penyakit menular, dan kesehatan lingkungan ).

Selain itu juga intervensi gizi sensitif ( upaya- upaya untuk mencegah dan mengurangi masalah gizi secara tidak langsung, yang pada umumnya dilakukan oleh sektor non kesehatan) dengan sasaran rumah tangga tangga
kami berharap kita jangan sampai lengah, akan tetapi tetap berupaya untuk mencegah terjadinya permasalahan.

Usai acara tersebut, dilaksanakannya Penandatangan komitmen bersama dalam upaya penurunan stunting di Puskesmas Sepatan Kabupaten Tangerang. (Hermansyah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here