Karin Nurazizah Spider Girl Porprov VI Banten 2022

0
17 views

Karin Nurazizah hadir ke Studio Gelanggang Inspiratif Dispora Beraksi untuk bincang-bincang dengan Kepala Dispora Kota Tangerang, Kaonang mengenai prestasi yang telah diarihnya.

BantenKini.com, KOTA TANGERANG – Dua kali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten — 2018 di Kabupaten Tangerang dan 2022 di Kota Tangerang — ia berhasil banyak meraup medali emas dari cabang olahraga panjat tebing.

Pada Porprov V Banten 2018 di Kabupaten Tangerang, ia merebut 9 medali emas. Berikutnya Porprov VI Banten 2022 di Kota Tangerang, gadis ini mampu meraih 12 medali yakni 8 emas, 3 perak dan 1 perunggu.

Karin Nurazizah, gadis kelahiran Kota Tangerang 28 Desember 2000, saat merayap memanjat wall di arena panjat tebing ia sangat lincah dan terlihat ringan sehingga dengan mudah serta cepat mencapai puncak sasaran. Kamis 5 Januari 2023, Karin Nurazizah hadir ke Studio Gelanggang Inspiratif Dispora Beraksi untuk bincang-bincang dengan Kepala Dispora Kota Tangerang, Kaonang mengenai prestasi yang telah diarihnya.

Peraihan medali yang spektakuler di Porprov VI Banten 2022 diperolehnya melalui perjuangan sampai berdarah-darah. “Di dua hari terakhir pertandingan Porprov VI Banten 2022, terasa sangat berat,” ungkap Karin Nurazizah yang kini tengah duduk di bangku kuliah semester VII Fakultas Ilmu Olahraga Universitas Negeri Jakarta.

Di dua hari terakhir pertandingan Porprov VI Banten itu, sambung gadis puteri semata wayang pasangan Sutirno dengan Sri Juliasih ini, ujung jari telunjuk, jari tengah dan jari manis kanan kiri kulitnya menipis, robek sampai berdarah.

“Sakit dan perih banget ketika buat pegangan saat memanjat wall. Meskipun dibalut, namun enam jari yang luka itu tetap terasa sakit. Saya sampe nangis nahan sakit,” tutur dara yang punya tinggi badan 150 sentimeter dan berat badan 41 kilogram.

Saat itu, tutur Karin, dirinya ditanya oleh pelatih Porprov Banten 2022, Rizal, apakah masih sanggup untuk terus bertanding atau mau stop? Dalam benak Karin, ada target yang ingin dicapai di ajang Porprov VI Banten ini. Ia ingin merebut semua medali emas pada nomor lomba panjat tebing yang diikutinya.

“Di tengah kelelahan perjuangan dalam arena Porprov itu, coach Rizal memotivasi saya. Sehingga serasa ada suntikan semangat untuk terus bertanding meraih prestasi,” ungkap Karin di sela menjelang bincang-bincang dengan Kepala Dispora Kota Tangerang.

Di Porprov VI Banten 2022, sambung gadis mungil ini, dirinya ada merasa kurang puas. Pasalnya target untuk menyabet semua emas di nomor perorangan puteri, tak tercapai. Dari 5 nomor perorangan puteri, Karin hanya mampu merebut 2 medali emas, sementara sisanya ia mendapat 3 perak.

Mengenai kecintaannya pada olahraga panjat tebing, diawali ketika masih SD ia sering melihat para climber berlatih di Alun-alun Ahmad Yani Kota Tangerang. Dirinya melihat jadi climber itu unik, asyik, seru penuh tantangan. Kelas VI SD yakni tahun 2012 Karin mulai gabung latihan panjat tebing di Ahmad Yani.

“Sekolah SD saya kan di Ahmad Yani, sekarang SD Negeri Tangerang 3 dan rumah saya di Jalan Nyi Mas Melati. Saya sering liat orang latihan panjat tebing di Alun-alun. Di situ saya mulai tertarik dengan olahraga panjat tebing. Trus saya bilang ke ayah dan ibu untuk ikut gabung latihan panjat tebing. Alhamdulillah kedua orang tua saya merestui dan mendukung,” beber Karin.

Saat pertama bergabung latihan panjat tebing di Ahmad Yani, dirinya dilatih oleh Iwan Hermawan. Kemudian ketika persiapan menghadapi Porprov V Banten 2018 di Kabupaten Tangerang, ia dilatih oleh Betik.

Karin Nurazizah, climber yang dijuluki spider girl asal Kota Tangerang ini mohon dukungan dan doa masyarakat Kota Tangerang semoga dirinya mampu menyelesaikan pertandingan sehingga tampil menjadi juara pada Pra PON dan selanjutnya meraih prestasi emas di ajang PON XXII Aceh – Sumatera Utara tahun 2024.***

• A San

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here