Walikota Tangerang Tinjau Lokasi Rawan Banjir, Camat Pinang Minta Pelaksana Proyek Tol Buatkan Saluran Air 

0
39 views

BANTENKINI.COM, KOTA TANGERANG –Curah hujan di Kota Tangerang kembali tinggi, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Decky Priambodo tinjau langsung salah satu aliran Kali Sabi yang berada di Perumahan Pondok Arum Kelurahan Nambo Jaya Kecamatan Karawaci, Senin 7 Desember 2020.

Tinjauan ini guna memastikan aliran air Kali Sabi mengalir secara optimal sehingga ketinggian genangan di wilayah Cibodas bisa segera surut dan wilayah perumahan Pondok Arum terhindar dari banjir.

“Untuk tanggul ketinggiannya sudah ditambah untuk mengantisipasi luapan air,” tutur Arief sembari meninjau sisi tanggul di perumahan Pondok Arum.

Selain itu, walikota juga menginstruksikan kepada Dinas PUPR Kota Tangerang untuk melakukan pengecekan berkala pada mesin pompa dan tanggul, serta melakukan pengecekan level air di tandon-tandon dan danau.

“Cek secara rutin agar berfungsi maksimal ketika debit air tinggi. Saluran-saluran air juga cek dengan rutin, pastikan salurah air tidak tersumbat,” imbuhnya

Arief juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrim yang sedang terjadi saat ini, selain itu tentunya juga menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Warga di harapkan dapat bekerja sama dengan pemerintah dengan menjaga kebersihan salurah air, tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga kesehatan,” pungkas Arief.

Di tempat terpisah, Camat Pinang Kaonang meninjau genangan di terowongan jalan tol di RW 01 Kelurahan Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang Kota Tangerang. Hasil peninjauan bersama salah seorang pelaksana proyek, menurut Camat Pinang Kaonang di lokasi itu terjadi genangan lantaran tak ada saluran buangan air. Sementara lahan untuk saluran yang berada di dekat terowongan tersebut belum dibebaskan.

“Sementara belum dibuatkan saluran, saya minta kepada pelaksana proyek untuk menyediakan pompa penyedot air di lokasi tersebut. Bila hujan, saya minta ada petugas dari proyek tol itu yang berjaga untuk menyedot air dan mengeruk lumpur serta menyediakan lampu penerangan di dalam terowongan. Tapi yang jelas saluran buangan air di terowongan ini harus dibuatkan oleh pihak proyek tol,” jelas Camat Pinang Kaonang.

Di musim hujan dan cuaca ekstrim ini, kata Camat Pinang, pihaknya menginstruksikan kepada para lurah untuk memangkas dahan pohon yang ada di sekitar kantor kelurahan. Ini untuk mengantisipasi hujan badai sehingga tidak terlalu membahayakan.

“Saya juga berpesan kepada para lurah, bila ada pohon tumbang yang dapat mengganggu kelancaran jalan maka segera berkoordinasi dengan petugas terkait untuk dapat diatasi dengan cepat,” jelas Camat Pinang Kaonang.***

Ateng San

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here