Rano Alfath Minta APH Berikan Hukuman Berat ke Pelaku Pembunuhan Anak di Gunung Kaler

0
11 views
Rano Alfath DPR RI.
Rano Alfath Anggota Komisi 3 DPR RI.

KABUPATEN TANGERANG, – Anggota Komisi III DPR RI asal Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Moh. Rano Alfath angkat bicara soal aksi pembunuhan yang dilakukan seorang ayah tiri kepada anak yatim di Kampung Tinggulun, RT 004/001, Desa Tamiang, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang.

Rano Alfath pun mengutuk keras perbuatan tersebut dan turut berduka cita atas tragedi itu.

“Sebagai seorang ayah, saya sangat sakit hati dan geram mendengar berita ada ayah tiri yang tega menenggelamkan anaknya sendiri. Apalagi dalam agama kita selalu diajarkan untuk mencintai anak yatim, ini adalah tragedi kemanusiaan dan saya turut berduka cita yang mendalam,” tutur Rano kepada wartawan, kamis (03/08/2023).

Legislator asal komisi hukum itu lantas mengaku akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar kasus tersebut dapat diusut tuntas dan pelaku diberikan hukuman seberat-beratnya sesuai undang-undang.

“Saya mengapresiasi respon cepat kepolisian lokal dalam hal ini Polsek Kresek yang langsung mengamankan pelaku.” kata Rano Alfath.

Selain itu Rano Alfath meminta tidak ada toleransi, harus usut tuntas dan berikan hukuman berat sesuai undang-undang yang berlaku.

“Ini perbuatan biadab dan sudah termasuk pembunuhan berencana, untuk itu saya minta hukum ditegakkan untuk memberikan keadilan untuk keluarga korban,” tegas politisi yang akrab disapa Bang Rano itu.

Sebelumnya diberitakan, sebuah kasus pembunuhan terjadi terhadap anak yatim di Kampung Tanggalun, Desa Tamiang, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang pada Jumat, 28 Juli 2029.

Kisah pembunuhan tragis ini harus dialami seorang anak yatim yang masih berusia 7 tahun. Kasus pembunuhan di Tangerang ini dilakukan oleh ayah tiri kepada anak yatim yang berusia 7 tahun tersebut.

Pihak kepolisian yang menerima laporan tersebut langsung menuju ke lokasi setelah mendapatkan laporan tentang kasus pembunuhan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here