Komentar DPRD Gerindra Disesalkan Warga Pejagalan

0
135 views

Jakarta – Pernyataan Wakil Ketua DPRD DKI fraksi partai Gerinda, S Andyka terkait penggusuran bangunan liar di Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Pejagalan. Pernyataan beliau dinilai warga berimplikasi negatif terhadap Lurah Pejagalan, Jakarta Utara.

“Jadi tudingan dari seorang anggota legislatif dari partai Gerindra yang menyebut penggusuran disponsori oleh Lurah itu tak benar. Itu jelas fitnah, saya prihatin dengan komentar seorang anggota DPRD melihat persoalan hanya dari satu sudut pandang.”kata Ketua RT 08 RW 05 Pejagalan, Frans Nowa Making kepada awak media, Selasa (13/4) di Jakarta Utara.

Frans menceritakan, sebelumnya memang bangunan yang semula di peruntukan untuk mandi cuci kakus (MCK ) berubah menjadi mushola. Kemudian dikembangkan, diperuntukanya dan banyak penolakan dari warga tentang bagunan liar terutama masalah banjir.

“Jadi DPRD jangan asal ucap dan jadi provokator jelas kami yang menolak bangunan liar.”tutur Frans.

Frans mengkalim, dia bersama wagra lain yang memang menginginkan bangunan tersebut ditertibkan. Menurut pengakuan Frans, kampungnya sama sekali tak pernah diacak-acak oleh pemerintah melainkan organisasi lain yanh memang mengatasnamakan wakil Gubernur DKI.

“Jadi ada organisasi mengaku orang dekat dari Wakil Gubernur untuk membantu kami, padahal tidak sama sekali.”terang Frans.

Hal yang sama dikatakan, tokoh masyarakat Pejagalan Jiung, menurut Jiung pihaknya telah mengumpulkan bukti tanda tangan warga yang memang menolak bangunan tersbeut berdiri.

“Pokonya tak benar apa yang dikatakan oleh DPDR yang menyebut ada penggusuran, ini permintaan kami.”jelas Jiung yang merupakan tokoh masyarakat di Pejagalan.

Di tempat terpisah, ketua karang taruna Rw 05 Pejagalan, Mian mengaku apa yang dikatakan DPRD DKI terasa tak paham kondisi yang terjadi di lapangan. Kata Mian, DPRD seharusnya bisa melihat kondisi di lapangan yang real, sehingga statemnya tak melukai orang lain.

“Harusnya data yang dikomentari valid, sehingga tak asal ucap dan terkesan hanya ingin mencari panggung.”jelas Mian.

Sebelumnya sempat diberitakan di media sosial, tentang kritikan dari anggota DPRD DKI fraksi Gerindra yaitu A Andyka. Dia mengkritik bangunan liar yang diduga digusur oleh Lurah pejagalan sebelum Ramadhan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here