Grup 1 Kopassus Peduli Budaya Banten

0
161 views

BANTENKINI.COM – Grup 1 Kopassus mengadakan event internasional The Golok Save The Vant Virtual Competion 2021. Kegiatan tersebut merupakan kompetisi yang pertama kali di masa pandemi. Jum’at (26/3).

Hal tersebut dibenarkan oleh Komandan Grup (Dangrup) 1 Kopassus, Kolonel Inf Ketut Mertha Gunarda kepada Berita Jabar, Jum’at (26/3)

“Pandemi bukan menjadi kendala untuk pesilat dan pecinta golok Indonesia, baik dalam negeri maupun luar negeri untuk melakukan event yang inovatif bagi masyarakat Indonesia khususnya Banten,” ucap Komandan Grup 1 Kopassus, Kolonel Inf Mertha Gunada, Jum’at (26/3)

Kolonel Mertha, menjelaksan tentang event yang diadakan di tempatnya merupakan bentuk pelestarian budaya leluhur di tanah Banten. Mertha berharap Pemerintah Provinsi maupun kota-kabupaten untuk ikut mendorong semangat kompetisi secara positif dan transparan.

Menurut Mertha, kegiatan kompetisi Golok Internasional ini digagas oleh tokoh Banten yaitu Museum Golok Indonesia, Guru Besar Seni Golok Indonesia, Ki Kumbang dan Jajaran Grup 1 Kopassus.

,”Kami menyelenggarakan event besar ini dengan serius dan komitmen. Kami juga melakukan edukasi tentang pengetahuan metode sesi beladiri kepada masyarakat secara efektif dan efesien.”jelas Komandan Grup 1 Kopassus.

Mertha menceritakan, untuk sasaran utama digelarnya event kompetisi golok yaitu untuk meningkatkan rasa kecintaan dan kebanggaan dalam melestarikan cagar budaya terutama di Banten.

“Jadi untuk menjadi pemersatu perguruan golol dan juga menjaga budaya tradisi Banten baik skala nasional maupin Internasional.”terang Kolonel Inf, Mertha.

Di tempat terpisah, Gubernur Banten, Wahidin Halim mengatakan bahwa Pemprov Banten dan Masyarakat sangat mengapresiasi event besar yang memang mempunyai nilai budaya. Kata Wahidin, pihaknya sangat menyambut baik kegiatan yang memang berpotensi untuk melestarikan tradisi dan budaya.

Malah kata Wahidin, pihaknya sangat menginginkan budaya silat menjadi destinasi unggulan di Provinsi Banten. Kata Wahidin, diadakanya kegiatan ini, dapat meneguhkan Golok Banten sebagai nilai,-nilai dan identitas Banten.

“Budaya asli Banten harus tetap dirawat dan eksistensinya harus terus ditingkatkan secara nasional maupun iternasional.” Jelas Wahidin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here