Warga Tangerang Deklarasi Stop Melawan Arus Lalu Lintas

0
7 views
FOTO: Ratusan Masyarakat Kota Tangerang Deklarasikan Stop Melawan Arus Lalu Lintas

BANTENKINI.COM, KOTA TANGERANG – Bahaya melawan arus lalu lintas sangat fatal dan bahkan bisa mengakibatkan kecelakaan yang merenggut nyawa. Berdasarkan hal tersebut, masyarakat Kota Tangerang menggelar deklarasi stop melawan arus lalu lintas, pada Rabu (4/9/2019).

Acara yang berlangsung di Taman Gajah Tunggal, Cikokol, Kota Tangerang ini diinisiasi Satlantas Polres Metro Tangerang Kota. Hadir dalam kegiatan, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Abdul Karim, Wakil Walikota Tangerang Sachrudin, Dandim 0506/Tgr Letkol Inf Wisnu Kurniawan, dan Kepala Jasa Raharja Cabang Tangerang Darwin Sinaga.

Para pimpinan Forkopimda tersebut bersama-sama deklarasi anti melawan arus lalu lintas dengan ratusan masyarakat Kota Tangerang. Secara simbolis, pelepasan balon-balon yang bertuliskan “Anti Lawan Arus” menandai bahwa masyarakat akan tertib berlalu lintas dengan tidak melawan arus.

Penampilan tarian Reog Ponorogo turut mewarnai acara deklarasi keselamatan dalam berkendara tersebut.

“Kami ingin mengajak masyarakat berpartisipasi untuk mendukung dan mensukseskan operasi Patuh Jaya dengan meminimalisir pelanggaran lalu lintas,” ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim.

Operasi Patuh Jaya 2019 yang digelar dalam rangka menindak para pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas sedang berlangsung.

Abdul mengatakan, Polri tidak mungkin bekerja sendiri untuk menertibkan masyarakat agar taat berlalu lintas. Sehingga, perlu adanya peran serta masyarakat dalam menyadarkan para pelanggar lalu lintas khususnya melawan arus.

“Tidak mungkin kita menertibkan sendiri. Sehingga harapan kita di wilayah Kota Tangerang ini tertib lalu lintas,” ucapnya.

Abdul menyebut, saat ini masih banyak pengendara yang melintas di jalur-jalur Kota Tangerang melakukan tindakan lawan arus.

“Saya perhatikan di Kota Tangerang luar biasa melawan arusnya. Berdasarkan identifikasi kita dari 11 Polsek di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota hampir semua titik terdapat kerawanan arus,” ungkapnya.

Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota AKBP Juang Andi menambahkan, pelanggar lalu lintas karena melawan arus angkanya cukup tinggi. Dalam sehari, kata dia, pihaknya menggelar Operasi Patuh Jaya dan menindak hampir mencapai 1.020 pelanggar lalu lintas.

“Dari jumlah itu, kami rata-rata separuhnya pelanggar yang melawan arus,” katanya.

Padahal, menurut Wakil Walikota Tangerang Sacrudin, fasilitas rambu-rambu lalu lintas sudah terpasang di seluruh sudut Kota Tangerang demi pengendara tertib berkendara.

“Fasilitas sudah terpasang. Peraturan-peraturan juga dibuat untuk masyarakat agar hidupnya teratur. Sehingga tidak ada kerugian yang dianggap sepele karena tindakan melawan arus berakibat fatal,” ucapnya.

. Helmi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here