Warga Kecamatan Pinang Membentuk Kampung Siaga Covid 19

0
12 views

BANTENKINI.COM, KOTA TANGERANG – Warga tiga kelurahan di wilayah Kecamatan Pinang telah membentuk Kampung Siaga Covid 19 di lingkungan RW masing-masing. Tiga kelurahan itu yakni Panunggangan Utara, Cipete dan Neroktog. Sementara delapan kelurahan lainnya pun telah membentuk pula Kampung Siaga Covid 19.

Camat Pinang, Kaonang menjelaskan pembentukan Kampung Siaga Covid 19 ini sesuai arahan Walikota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah kepada para camat dan lurah untuk mencegah dan menanggulangi wabah virus corona.

“Para lurah harus dapat memastikan tiap rumah di wilayah kerjanya mempunyai disinfektan, hand sanitizer. Gugus tugas perlu dibentuk sampai ke tingkat RW agar setiap program penanganan virus Corona berjalan sinergis dan sinkronisasi serta kompak,” tegas Camat Pinang, Kaonang didamping Sekretaris Kecamatan Pinang Tihadi A, Kamis pagi 26 Maret 2020.

Diungkapkan Camat Pinang Kaonang, banyak masyarakat yang masih panik apabila ada tetangganya yang OPD atau PDP. Kita harus lindungi masyarakat yang suspect. Mereka akan dapat sembuh manakala mengisolasi diri. Di rumah sakit pun, sambung Kaonang tenaga medisnya sangat terbatas, diutamakan yang sudah parah untuk di rumah sakit.

“Sekarang Pemkot Tangerang mempunyai management contact. Kota Tangerang sendiri masuk zona merah. Masyarakat diharap jangan panik dan jangan gegabah. Ini harus jadi perhatian semuanya. Kita semua bisa waspada terhadap kondisi sekarang ini. Kami mengajak masyarakat untuk sama-sama bermunajat kepada Allah semoga wabah Corona ini segera diangkat oleh Allah SWT. Semoga lelah kita diberi pahala oleh Allah SWT,” jelas Camat Pinang, Kaonang.

Lurah Panunggangan Utara, Warji menjelaskan dalam mewujudkan Kampung Siaga Covid 19 pihaknya melibatkan Binamas, Babinsa, alim ulama, RT RW dan tokoh pemuda. Warji juga mengajak maayarakat untuk menyisihkan sedikit rejekinya dalam program Tangerang Bersedekah. Ia juga mengedukasi warga untuk membuat cairan sanitasi berbahan daun sirih.

“Di Kampung Siaga Covid 19, tersedia air untuk cuci tangan dilengkapi sabun yang bisa digunakan oleh warga. Tiap rumah menyiapkan satu gelas beras, dikumpulkan di RW dan RW membagikannya untuk masyarakat yang membutuhkan. Kita perlu saling berbagi dan saling membantu antar warga,” jelas Lurah Panunggangan Utara, Warji.

Lurah Cipete, Solihin mengatakan menindaklanjuti instruksi Walikota Tangerang melalui Camat Pinang tentang pembentukan Kampung Siaga Covid-19, pihaknya telah bergerak membentuk kampung yang dimaksud di tiap lingkungan RW.

Dikatakan Solihin, Kampung Siaga Covid 19 mempunyai tugas pokok, pertama memberikan sosialisasi tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kedua mengedukasi warga tentang Covid 19. Ketiga mengerakkan partisipasi warga untuk siaga Covid 19. Keempat, membuat sistem keamanan warga. Kelima, membuat sistem informasi kesehatan warga. Keenam pengecekan kesehatan warga. Ketujuh, mengambil tindakan cepat tepat dan tuntas jika ada warga yang terduga (suspect) Covid 19.

“Dalam melaksanakan tugasnya, Pengurus Kampung Siaga Covid 19 Kelurahan Cipete bertanggung jawab dan melaporkan hasil kegiatan kepada Lurah Cipete,” terang Lurah Cipete, Solihin.

Sementara itu Sekretaris Kelurahan Neroktog, Sudrajat menjelaskan dalam menangani wabah Covid 19 ini pihaknya menyertakan peran tiga pilar, Pengurus RW/RT, pemuka agama, tokoh masyarakat dan organisasi kepemudaan. Kampung Siaga Covid 19, sambung Sekretaris Kelurahan Neroktog telah terbentuk di lingkungan RW yang didukung masyarakat.

“Kami mengedukasi warga untuk senantiasa menjaga kebersihan diri dan pola makan gizi seimbang. Utamanya banyak mengkonsumsi makanan yang megansdung vitamin C dan E untuk ketahanan tubuh,” terang Sudrajat. (ADV)

* Ateng Sanusih | Ahmad Fadhil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here