Soal Penghentian Panggung Dangdut, Pegiat Seni Kota Tangerang Audiensi dengan Camat Pinang

0
207 views

BANTENKINI.COM, KOTA TANGERANG – Camat Pinang, Kaonang menerima audiensi para pegiat, musisi dan pekerja seni Kota Tangerang di antaranya Seniman Peduli Seniman (SPS), Akeb, Intas, Popkey, Gapesta serta tokoh masyarakat di kantor Kecamatan Pinang Jl HR Rasuna Said Kunciran Jaya, Kota Tangerang, Jumat 13 November 2020.

Para pegiat, musisi dan pekerja seni Kota Tangerang itu melakukan silaturrahmi dan diskusi dengan Camat Pinang Kaonang terkait viralnya video pemberhentian panggung dangdut di pesta hajatan seorang warga beberapa hari lalu di wilayah Kelurahan Panunggangan Timur Kecamatan Pinang Kota Tangerang.

Usai melakukan pertemuan tersebut, Camat Pinang Kaonang menjelaskan kedatangan teman-teman pegiat seni Kota Tangerang berdiskusi mencari titik temu penyelesaian.

“Teman-teman sepakat melalui audiensi. Saya hargai itu. Saya jelaskan, kami penegak di bawah tidak melakukan penegakan di luar aturan. Namun demikian bila hendak melakukan kegiatan meminta kelonggaran, perlu ditempuh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,” jelas Camat Pinang Kaonang.

Kaonang menjelaskan bahwa pesta tersebut diberhentikan karena yang bersangkutan tidak memiliki ijin keramaian. Harusnya dalam keadaan pandemi covid ’19 saat ini ataupun tidak sedang covid, diharapkan kepada masyarakat yang akan pesta hajatan dengan panggung hiburan membuat ijin keramaian.

“Sebagai camat tentunya saya tidak mau menyusahkan masyarakat saya sendiri. Maka saya pun meminta kepada masyarakat yang mau mengadakan pesta untuk dapat berkoordinasi kepada pemerintah setempat guna meminta ijin keramaian,” ungkap Camat Pinang Kaonang.

Sementara pada kesempatan itu San Rodi Kucay, pengurus Gabungan Pekerja Seni Tangerang Raya (Gapesta) mengatakan bahwa silaturrahmi dan diskusi siang ini merupakan langkah terbaik daripada harus melakukan aksi unjuk rasa di jalanan. Pada forum diskusi ini mendapatkan solusi terbaik untuk kelangsungan hidup insan dan pekerja seni di Kota Tangerang.

Dikatakan Kucay, Camat Pinang Kaonang sangat menerima atas kehadiran para pegiat dan pekerja seni untuk dapat berdiskusi langsung. Kucay dan kawan-kawan menemui Camat Pinang guna meluruskan dan klarifikasi atas video yang telah viral mengenai penghentian panggung dangdut.

“Kita sepakat mencari solusi terbaik untuk teman-teman pegiat dan pekerja seni ke depannya,” ungkap Kucay.

Dikatakan Kucay pihaknya pada pekan depan akan melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang guna meminta kelonggaran terhadap para pegiat seni. ***

Ateng San

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here