Ratusan Masker Dicuri di Gudang Dinkes Kota Cilegon

0
12 views

BANTENKINI.COM, CILEGON – Aparat Polres Kota Cilegon menangkap empat pelaku pencurian ratusan kotak masker di Gudang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, Banten. Dari empat pelaku pencurian tersebut, dua diantaranya berstatus Aparatur Sipil Negera (ASN).

Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Zamrul Aini mengatakan, keempat pelaku masing-masing berinisial LL (38), MR (39), NS (39) dan AW (35). Mereka diamankan di rumahnya masing-masing.

Dari empat pelaku yang ditangkap, dua diantaranya ASN di Dinkes Kota Cilegon yakni LL dan NS. Sedangkan dua pelaku lainnya yakni MR dan AW statusnya Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di Dinkes Kota Cilegon.

“Para pelaku kami amankan pada Rabu (1/4/2020) pukul 16.00 WIB,” imbuhnya.

Terbongkarnya aksi pencurian masker itu berawal dari staf Dinkes Kota Cilegon yang mengecek gudang. Dia hendak mengambil masker untuk kebutuhan tim medis. Namun masker yang dimaksud tidak ada di gudang Dinkes.

Staf Dinkes itu kemudian membuat laporan polisi karena merasa curiga masker hilang dicuri orang tidak bertanggungjawab. Petugas Polres Cilegon kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas juga meminta keterangan kepada sejumlah staf Dinkes, terutama yang bertanggungjawab memegang kunci gudang. “Dari situ kami mengamankan empat pelaku,” jelas Zamrul saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (2/3/2020).

Menurut Zamrul, para pelaku bisa mudah mengambil stok masker untuk tenaga medis, lantaran keempatnya merupakan pegawai dari Dinkes Kota Cilegon. Bahkan dua diantaranya ASN di dinas tersebut. Pelaku mengakui perbuatannya telah mencuri masker sebanyak 120 boks yang ada di gudang Dinkes Kota Cilegon.

“Barang bukti masker yang kami amankan sebanyak 63 pcs, sedangkan yang lainnya sudah dijual pelaku,” jelasnya. Pelaku, kata dia,  menjual masker hasil curian secara online dengan harga rata-rata Rp50 ribu per boks.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Cilegon, dr Arriadna mengaku kecewa dengan anak buahnya yang memanfaatkan situasi Pandemi Covid-19 untuk melakukan aksi pencurian masker dengan maksud mencari keuntungan sendiri.

“Sangat disayangkan pegawai kami melakukan tindakan itu, karena dengan adanya kejadian tersebut telah mencoreng nama baik Dinkes Kota Cilegon, terlebih saat ini masker sebagai barang langka dan dicari banyak masyarakat,” ujar dr Arriadna.

Dia mengaku menyerahkan sepenuhnya proses hukum kasus pencurian masker yang dilakukan anak buahnya itu kepada pihak yang berwajib. “Mereka berempat itu semuanya pegawai kami, dua ASN dan dua laginya TKS,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here