Pilkada Serentak Tahun 2020, BPIP Berharap Tidak Dijadikan Ajang Adu Domba

0
4 views

BANTENKINI.COM, MEDAN – Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Lia Kian berahap momen pemilihan kepala daerah serentak yang bakal kembali digelar pada 2020 tidak dijakan ajang adu domba. Namun sebalik, ia berharap ajang itu bisa dimanfaatkan untuk menerapkan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila.

Pernyataan itu disampaikan Lia Kian dihadapan 100 peserta Rapat Koordinasi BPIP dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi/Kabupaten se Sumatera dan Kalimantan di Medan, Rabu (11/12/2019).

“Kesbangpol mesti kreatif mencari jalan keluar untuk menguarai benang kusut dunia politik di Indonesia,” kata Lia Kian.

Direktur Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan BPIP Aris Heru Utomo meminta Kesbangpol Provinsi/Kabupaten memanfaatkan teknologi informasi, khususnya media sosial, untuk memetakan target peserta sosialisasi pilkada dan penanaman nilai-nilai Pancasila. Tujuannya agar target sosialisasi dapat ditentukan sejak awal sehingga hasilnya akan efektif dan masif.

Menurut Aris, berdasarkan data statistik, penggunaan internet 2019, 66% pengguna media sosial adalah generasi milenial, generasi Y dan Z yang berusia 18-34 tahun. Mereka adalah pemilih potensial yang akan sangat mewarnai pilkada 2020. “Karenanya pendidikan politik dan penanaman nilai-nilai Pancasila akan efektif jika menjadikan generasi milenial sebagai target utama,” ujar Aris

Penyebaran nilai-nilai Pancasila ke generasi milenial ini penting agar mereka tidak terpapar berita hoax. “Gunakan olahraga, musik dan film untuk merangkul kaum muda. Jangan lupakan pula untuk gunakan influencer,” kata Aris.

Dosen FISIP Universitas Darma Agung Medan, Reinhard Hutapea berharap agar parptai politik juga turut melakukan pendidikan politik kepada masyarakat luas. Sehingg, momen pemilihan kepala daerah ini bisa menjadi adu gagasan yang baik. “Jangan seperti sekarang, tim sukses parati politik atau peserta pilkada tidak lebih sebagai tim bagi-bagi uang,” ujar Reinhard

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here