Pemprov DKI Gelar Pertunjukan Budaya, Puluhan PKL Senang Bisa Berjualan di Balai Kota

0
7 views
Pedagang Kopi dari Cozee Coffee yang ikut berjualan di Balai Kota, Sabtu (14/9) Malam sekira pukul 21.WIB

BANTENKINI.COM JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta Lewat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menggelar pertunjukan Wayang Kulit di Balai Kota Jakarta. Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur DKI Anies Baswedan dan Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ikut meramaikan berjualan di pinggir-pinggir panggung utama, Sabtu (14/9) malam sekira pukul 19.00 WIB.

Salah seorang pedagang Starbuck Keliling (Starling) Sadiri mengaku merasa senang dengan pentas budaya yang diselenggarakan oleh Pemerinttah Provinsi DKI Jakarta, dia juga mengatakan bahwa dengan adanya pertunjukan wayang kulit itu bisa mengundang banyak orang untuk hadir dan membeli kopi jualanya. “Tentu kita merasa senang bisa ikut berjualan di Balai Kota, Semoga Gubernur sekarang bisa terus memberikan ruang untuk berjualan bagi para pedagang kecil yang ada di DKI seperti kami”harapnya.

Menurut Sadiri aturan berjualan di DKI Jakarta sekarang untuk PKL tidak begitu ketat, karena kata Sadiri dirinya pernah mempunyai pengalaman yang kelam pada saat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memimpin Ibukota, “Kebijakan sekarang tidak begitu keras, soalnya jarang kita dikejar-kejar kalau berjualan di Jakarta. Anies lebih baik dari Ahok,”tutur Sadiri.

Hal senada diungkapkan Ubaidilah, menurutnya pentas budaya yang melibatkan pedagang bisa membantu perekonomian wong cilik. Dimana dalam setiap kegiatan pertunjukan itu sudah pasti ada perputaran uang bagi masyarakat.”Pengalaman yang baru bagi saya, terutama dalam mengikuti bazar yang persiapannya sendiri sangat dadakan dan ini tantangan bagi saya.”ujar Ubaidilah.

Di tempat yang bersamaan Ketua Komunitas Pelestari Seni Budaya Nusantara, Glesos Yoga Mandira, menyampaikan, Pagelaran Wayang Kulit ini diselenggarakan dalam rangka Gerebeg Muharam 1441 H (Suran Agung 1953 Saka Jawa). Pagelaran ini mengambil cerita atau lakon ‘Kresno Duto: Sang Duto Pamungkas’ yang akan dibawakan oleh Dalang Ki Manteb Sudarsono.

“Acara ini terbuka untuk umum dan ajang silaturahmi bagi para seniman, budayawan, komunitas adat, serta warga Jakarta dan sekitarnya, untuk bersama melestarikan dan mengembangkan kesenian Wayang Kulit yang telah ada sejak dulu kala di Tanah Air,”terang Glesos Yoga seperti dikutip dari siaran pers PPID DKI Jakarta.

Sebelum pagelaran dimulai, diadakan acara jamuan makan malam bersama tokoh masyarakat, sesepuh, budayawan, dan pelaku seni tradisi bersama Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan. Di sela-sela jamuan makan malam, Anies akan melakukan dialog bersama para tokoh pedalangan, tokoh budaya dan para sesepuh guna sambung rasa serta mendapatkan masukan tentang akar permasalahan dunia kebudayaan.

“Hasilnya akan menjadi salah satu poin penting dalam bahan rumusan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Provinsi DKI Jakarta, yang mana setiap daerah harus memiliki dokumen resmi pembangunan di bidang kebudayaan sesuai dengan Amanat dari Undang-Undang tentang Pemajuan Kebudayaan,” tambah Glesos Yoga.

Penulis : Dede

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here