Napi Lapas Rangkasbitung Bersihkan Pantai Sawarna Bareng Bupati Lebak

0
9 views

BANTENKINI.COM, LEBAK – Bhakti Merah Putih Narapidana kembali dtunjukan dalam Peringatan Hari Peduli Sampah Tahun 2020 yang dipusatkan di Pantai Sawarna Kabupaten Lebak. Sebanyak 10 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) didampingi petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Rangkasbitung bersama Bupati Lebak dan masyarakat Lebak lainya turun langsung membersihkan sampah disepanjang pantai Sawarna. Kamis (12/03)

Kegiatan peringatan upacara Hari Peduli Sampah diawali dengan upacara ceremonial pembukaan oleh Bupati Lebak, dilanjutkan dengan aksi bakti sosial membersihkan sampah dikawasan primadona wisata kabupaten Lebak yaitu sepanjang pantai Sawarna Lebak. Hadir pada kesempatan tersebut juga seluruh Perangkat Daerah, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkomponda) dan masyarakat Kabupaten Lebak.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lebak Hj. Iti Octavia Jayabaya turut mengapresiasi kehadiran dan kepedulian dari Warga Binaan Lapas Rangkasbitung. Sembari menyampaikan petuahnya kepada Warga Binaan.

“Saya apresiasi kepedulian dari Warga Lapas, dan mengapresiasi program pembinaan yang dijalankan di Lapas Rangkasbitung, hari ini adalah salah satu bukti bahwa semua pihak harus peduli terhadap lingkungan, jangan membuang sampah, kita yang diluar jangan sampai kalah semangat dari warga binaan lapas, malu kita. Tentu saja saya berharap mereka (WBP) bisa terus termotivasi menjadi pribadi yang lebih baik, lupakan semua kesalahan yang lalu, bahwa semua orang tidak luput dari kesalahan, sekarang kita harus bangkit, dan harus berdayaguna kembali saya yakin kalian pasti Bisa,” harap Bupati Lebak

Dikonfirmasi di tempat terpisah, Budi Ruswanto Kalapas Rangkasbitung mengamini warga binaanya bersama petugasnya hadir dalam kegiatan tersebut.

“Kami mendapat undangan dari pemda Lebak, kami nilai ini adalah buah kepercayaan publik dan pemerontah daerah kepada kami dan warga binaan kami, mereka juga semangat mengikuti, kehadiran mereka adalah bentuk bhaktinya kepada merah putih, bentuk kepeduliannya dan salah satu karya yg bisa diberikan kepada masyarakat,” terang Budi sapaan akrab Kalapas Rangkasbitung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here