Kolam Olakan, Upaya Pemkot Tangerang Tangani Genangan

0
40 views

BANTENKINI.COM, KOTA TANGERANG – Musim hujan belum mecapai puncaknya di Kota Tangerang, beberapa lokasi rawan genangan menjadi salah satu prioritas penanganan percepatan pengurangan debit air, salah satunya di jembatan Alamanda Kecamatan Periuk Kota Tangerang.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang, Pemkot Tangerang membuat simulasi sistem drainase satu titik untuk mempercepat pengurangan debit air pada wilayah tersebut.

“Jadi kita bikin sistem drainase satu titik, nantinya beberapa saluran air akan dikoneksikan sehingga pengurangan debit air pada genangan di jembatan Alamanda bisa lebih cepat lagi surutnya.” ucap Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat memantau lokasi jembatan tersebut, Sabtu 12 Desember 2020.

Selain itu, DPUPR juga membangun tiga kolam olakan di sekitar jembatan yang dilengkapi dengan pompa submersible pada tiap titiknya.

“Kita cari titik terendahnya, kemudian kita buat kolam olakan dengan kedalaman mulai dari satu setengah hingga tiga meter serta dilengkapi dengan pompa submersible kapasitas 67 hingga 300 liter per detik di tiap kolam,” jelasnya.

“Jika terjadi genangan, otomatis air akan mengalir ke dalam kolam tersebut dan secara otomatis akan dipompa untuk dialirkan ke tandon-tandon air terdekat,” lanjut wali kota.

Pada waktu bersamaan, Kepala DPUPR Kota Tangerang Decky Priambodo menjelaskan, ia beserta tim telah mengantisipasi datangnya musim hujan tahun ini dengan melakukan pengerukan dan mengurangi debit air di tandon-tandon atau embung yang ada di Kota Tangerang.

“Kami telah mengurangi debit air setidaknya delapan tandon dan enam tandon yang telah dikeruk yang tersebar di Kota Tangerang hingga hari Jumat kemarin, serta melakukan pemeliharaan serta pengecekan tandon agar aliran air bisa mengalir dengan baik dan cepat,” imbuh Decky.

Camat Pinang Siagakan Wilayah 
Sementara itu Camat Pinang Kaonang menjelaskan di wilayah Kecamatan Pinang ada sejumlah lingkungan yang rawan bencana banjir, di antaranya Perumahan Pinang Griya Permai di Kelurahan Pinang dan di lingkungan Panunggangan Utara.

“Menindaklanjuti amanat Pak Walikota Tangerang saat apel siaga bencana, tentunya kami akan segera koordinasikan dengan wilayah agar masyarakat siap siaga dalam menanggulangi bencana. Bila terjadi bencana banjir harus siap siaga untuk tempat evakuasi, menyiapkan dapur umum, petugasnya dan kelengkapannya harus disiapkan,” papar Camat Pinang Kaonang.

Menyinggung bencana non alam yang kini tengah mewabah, mantan Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang ini mengungkapkan Satgas Covid di tingkat RW terus dimaksimalkan peran dan fungsinya. Dalam menanggulangi bencana wabah virus korona ini tidak bisa mengandalkan aparat atau pun satgas. Semua masyarakat harus mempunyai tanggungjawab yang sama untuk mentaati prorokol kesehatan.

“Kata kuncinya adalah peran kesadaran masyarakat. Ini sangat penting. Sebanyak apa pun kita kerahkan aparat, bila tanpa kesadaran dan peran serta masyarakat maka itu niscaya tidak akan berhasil dalam menanggulangi bencana wabah virus korona ini,” jelas Kaonang.

Maka itu ia tak bosan mengingatkan masyarakat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan dengan tiga M yakni mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, memakai masker dan menjaga jarak antar sesama. Camat Pinang juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menggelar acara yang menimbulkan kerumanan banyak orang.***

Ateng San

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here