Ketua DPRD Minta Pemkab Lebak Selesaikan Persoalan HGU

0
16 views

BantenKini.com Lebak,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kahupate Lebak menberikan ruang untuk menempuh jalur hukum, kepada pengusaha perkebunan swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Khususnya, para pihak yang merasa dirugikan atas kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, terkait ketidak pastian rekomendasi perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU).

Ditegaskan Dindin Nurohmat, Ketua DPRD Lebak, atas nama para wakil rakyat. Dirinya mengingatkan kepada para pemangku kepentingan(Pemkab-red) , agar secepatnya menuntaskan persoalan perpanjangan HGU di Lebak, yang mana rekomendasinya belasan tahun terkatung -katung tanpa kepastian.

” Kepada semua pemangku kepentingan, kami wakil rakyat berharap. Segera tuntaskan rekom perpanjangan HGU di Lebak, sehingga tidak menjadi pollemik berkepanjangan, kami pun berharap gunakan setiap kebijakan sesuai aturan, konteksnya semata-mata untuk kesejahteraan dan peningkatan perekonomian rakyat, ” katanya, Rabu (2/9).

Menurutnya, RDP sejenis ini sudah kali ketiga dilaksanakan DPRD Lebak. Akan tetapi, resfon penyelesaiannya dari para stake holder di Pemkab tidak kunjung dirasakan. Akibat permintaan konfensasi Pemkab 40 persen atas lahan HGU belum disepakati pihak perusahaan.

Karena itu, lanjut Dindin, jika di kali ketiga polemik perpanjangan HGU di Lebak tidak juga tuntas. Maka dirinya mempersilahkan para pihak berkepentingan, untuk menggulirkan penyelesaiannya melalui jalur hukum.

” Ya, karena upaya fasilitasi dewan juga cenderung mentok dan tak lagi didengar. Maka.untuk kali terakhir RDP ini, kami berharap ada solusi terbaik dari para pihak berkepentingan. Jika tidak, silahkan tempuh solusinya melalui jalur hukum.

Agus Sutrisno, Kepala Badan Pertanahan (BPN) Lebak, menegaskan bahwa secara keperdataan, seperti halnya dengan HGU PT.Bantam Preanger, mereka itu masih memiliki hak untuk memperpanjang kembali HGU nya.

” Ya, jika sudah diperpanjang, nanti apakah diubah dari HGU ke Hak Guna Bangunan (HGB). Kan bisa disesuikan dengan tata ruang wilayah, Lebak saat ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Alkadri Asissten Daerah ( Asda) satu Pemkab Lebak. Dalam keterangannya di forum RDP DPRD Lebak, tetap.keukeuh (Ngotot- red). Dimana menurutnya, Pemkab Tidak akan merekom permohonan perpanjangan HGU, jika konfensasi 40 persen tidak dikabulkan pihak perusahaan perkebunan.

” Aturan itu kan ada di kami (Pemkab-red). Jadi silahkan, jika sanggup 40 persen, maka kami akan fasilitasi proses perpanjangan dan tata ruangnya. Jika tidak, ya tak.akan kami proses,” sergahnya.

Untuk diketahui, sebanyak 20 lebih HGU perkebunan swasta dan Badan Usaha Millik Negara (BUMN) di Kabupaten Lebak telah habis masa berlakunya. Belasan tahun pula Pemkab terkesan mengulur waktu dalam memberikan rekomendasi, konon itu terjadi karena perusahaan merasa keberatan dengan permintaan Pemkab Lebak, terkait konfensasi 40 persen atas lahan HGU tersebut. (Yans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here