Keluar Gerbang Tol Balaraja Barat, Mobil Disemprot Disinfektan

0
6 views

BANTENKINI.COM, TANGERANG – Agar penyebaran virus corona di wilayah Kabupaten Tangerang tidak sampai meluas, jajaran Polresta Tangerang menyemprotkan cairan disinfektan di sejumlah pintu keluar Jalan Tol.

Seperti dilakukan di pintu keluar Gerbang Tol Balaraja Barat dan di Simpang Jalan Baru Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

“Kegiatan penyemprotan pertama kami laksanakan di Pintu gerbang tol Balaraja Barat,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam Indradi, Senin (23/3/2020).

Ade menerangkan, kegiatan penyemprotan diawali dengan memberhentikan kendaraan penumpang atau bus yang keluar gerbang tol.

Petugas dari Satuan Lalu Lintas kemudian memberikan imbauan kepada para penumpang untuk bersedia turun melakukan pemeriksaan suhu badan.

Pemeriksaan suhu badan, ujar Ade, dilaksanakan oleh tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.

“Setelah seluruh penumpang turun, kami langsung melakukan penyemprotan disinfektan di bagian luar dan dalam kendaraan,” ujarnya.

Setelah kegiatan penyemprotan di Gerbang Tol Balaraja Barat selesai, kegiatan penyemprotan dilanjutkan di Lampu Merah Simpang Jalan Baru Pemda Kabupaten Tangerang. Diawali dengan memberikan imbauan serta pemeriksaan suhu badan.

Kemudian dilanjutkan penyemprotan disinfektan di semua bagian kendaraan. Ade menyebut, kegiatan itu merupakan salah satu upaya mencegah sebaran penyakit menular.

Selain itu, lanjut dia, kegiatan itu pun guna menjaga tempat atau fasilitas publik agar tetap higienis.

Dia menambahkan, kegiatan penyemprotan dan pemeriksaan suhu badan itu pun diharapkan dapat menggerakkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Kegiatan penyemprotan cairan disinfektan terutama di tempat-tempat umum serta pemeriksaan suhu badan akan terus kami lakukan sebagai upaya mencegah meluasnya sebaran penyakit menular,” ucap Ade.

Ade juga mengimbau agar masyarakat menerapkan gerakan social distancing atau pembatasan interaksi sosial.

Dia pun mengajak masyarakat untuk berdiam di rumah dan tidak bepergian ke tempat keramaian.

Bila mendesak, maka masyarakat hendaknya membatasi jarak interaksi saat berada di tempat keramaian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here