Kaonang: Hadapi Tantangan Jaman, Kaum Milenial Pinang Harus Kreatif dan Inovatif

0
15 views

BANTENKINI.COM, KOTA TANGERANG – Bagi kaum milenial, dalam keseharian sangat akrab dengan gadget. Benda teknologi informasi yang berada dalam genggaman itu harus berdayakan untuk menciptakan produk jaman kekinian yang bisa menghasilkan uang, yakni vlog dan video.

Hal itu ditegaskan Camat Pinang Kaonang saat membuka Balai Latihan Kerja (BLK) Pelatihan Vlog dan Video Pendek di aula Kelurahan Sudimara Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Kamis pagi 26 November 2020.

Peserta Pelatihan Vlog dan Video Pendek itu didominasi kaum milenial Sudimara Pinang. Antusias kaum muda mengikuti pelatihan tersebut dikarenakan mereka ingin belajar lebih banyak mengenai materi pelatihan.

“Kegiatan pelatihan ini digelar untuk menciptakan kreativitas dan inovasi masyarakat di tengah kemajuan teknologi informasi. Bagi anak milenial keseharian akrab dengan gadget. Bila satu hari tak pegang gadget, mereka serasa berada di dunia terasing,” terang Camat Pinang Kaonang didampingi Lurah Sudimara Pinang, Ade Fahmi.

Dikatakannya lebih lanjut, kemajuan teknologi informasi ini tantangan jaman. Setiap jaman punya tantangan masing-masing.

“Dulu waktu saya SD, mainannya mobil-mobilan dari kulit jeruk, kapal-kapalan dari kertas. Tapi kini anak-anak sudah familiar dengan gadget. Bahkan dimasa pandemi covid ini, anak SD belajar secara daring menggunakan gadget,” papar Camat Pinang Kaoñang.

Sementara itu Lurah Sudimara Pinang, Ade Fahmi menambahkan, pelatihan ini merupakan peluang baru bagi masyarakat Kelurahan Sudimara Pinang. Kesempatan baru yang sesuai dengan kemajuan teknologi.

“Belajar membuat video tidak melulu kaum muda, mereka yang sudah tidak muda pun sangat memungkinkan untuk belajar. Usia tak membatasi untuk berkarya,” jelas Lurah Sudimara Pinang, Ade Fahmi.

Dari pelatihan ini, sambung Lurah Sudimara Pinang, diharapkan nanti mereka bisa membuat video yang kemudian di muat di youtube.

“Kita berharap usai pelatihan ini mereka bisa mempraktekan ilmu yang didapat dan memghasilkan produk video positif dan menarik ditonton banyak orang. Minimal mereka bisa membuka lapangan pekerjaan untuk diri sendiri,” papar Ade Fahmi.

Dijelaskannya lebih lanjut, sesuai arahan Camat Pinang, para peserta pelatihan nantinya juga akan dilombakan. Dalam kurun dua bulan ke depan, mereka diminta untuk menunjukkan karyanya.***

Ateng San

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here