Jelang Pilkades di Panongan, Camat dan Kapolsek: Jaga Kondusifitas Bersama

0
23

BANTENKINI.COM, TANGERANG – Camat Panongan Rudi Lesmana menghimbau kepada para calon kepala desa untuk siap menang dan siap kalah. Jangan sampai nantinya ada perselisihan atau pun dendam.

Pemilihan Kepala Desa itu Di Kecamatan Panongan ada 3 Desa, Desa Serdang Kulon, Desa Peusar, dan Desa Panongan.

Menurutnya bahwa setiap pemilihan demokrasi Kepala Desa (kades) pasti ada yang menang dan ada yang kalah. yang menang jangan terlalu yuporia dan yang kalah juga harus legowo.

Karena ini semua hasil Demokrasi dari masyarakat yang menentukan pada pilihannya. jadi di harapkan kepada semua calon kades nantinya sama-sama menjaga ketertiban.

Ia menyampaikan pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti kerusuhan ataupun propokatif lainnya.

“Kami bersama unsur Polisi dan muspika lainnya sudah melakukan kegiatan seperti deklarasi damai, tertib, dan tenang, sampai hari masa tenang. Persiapan sudah lengkap dan kami juga sudah solid “katanya, Kamis (28/11/2019).

Untuk masyarakat itu sendiri diharapkan pada 1 Desember datang ke tempat pemungutan suara (TPS) tepat pada waktunya. “Biasanya kalo Pilkades, yakin semuanya pada dateng. Karena ini merupakan salah satu demokrasi di desanya sendiri.”tuturnya.

Sementara itu di tempat yang sama Kapolsek Panongan AKP Nana Supriyatna mengatakan bahwa untuk pengamanan di 3 desa yang mengadakan pilkades tersebut secara umum sampai saat ini situasinya masih kondusif.

Semuanya itu berkat kerjasama dari semua unsur forkopicam, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Semuanya bersatu untuk menyamakan persefsi menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

“Dalam pengaman pilkades di Panongan kami menerjunkan 109 personil gabungan TNI dan Polri.”tuturnya.

Ia mengingatkan kepada para calon kades dan timnya untuk tidak melakukan kampanye hitam, seperti money politik, sara, perjudian dan lainnya.

“Kami sudah membuat satgas money politik dan satgas perjudian, bilamana ada yang melakukan tindakan seperti itu diharapkan masyarakat segera melaporkannya kepada kami dan membawa alat-alat buktinya, siapa yang memberi dan siapa yang diberi (money politik), jangan hanya cerita katanya-katanya tapi tidak tahu siapa-siapa yang melakukannya (bermoney politik).”Jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here