Hadapi Industri Keempat, Syafana Islamic School Terapkan Program Robotika dan Artificial Intellegence

0
44 views

BantenKini.com KABUPATEN TANGERANG – Amirul Mu’minin Ali bin Abi Thalib berkata, “didiklah anak kalian, sesuai dengan jamannya, bukan dengan jaman mu. Karena mereka dilahirkan pada jamannya bukan jaman mu”.

Kutipan kalimat itu diungkapkan Managing Director Syafana Islamic School, ustadz Nanang Firdaus Masduki saat memberi sambutan dalam Mid Year Performance 2019 sekolah tersebut di kampus Syafana Islamic School Paradiso Gading Serpong, Sabtu 21 Desember 2019.

Dijelaskan ustadz Nanang Firdaus Masduki, dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi perubahan-perubahan teknologi di era Industri Keempat, Syafana Islamic School merancang program (introduction) pengenalan dan enrichment (pengayaan) bagi siswa-siswinya dalam bidang Robotika dan Artificial Intellegence (AI).

Adapun penyelenggaraan program ini adalah murni inisiatif Syafana Islamic School yang ingin mempersiapkan siswa-siswinya dalam menyongsong perubahan teknologi di masa yang akan datang. Program ini adalah hasil kerjasama Syafana Islamic School dengan Robot Anak Negeri, sebuah institusi yang konsen dalam bidang-bidang tersebut.

Program ini dimulai dengan sosialisasi dan pengenalan robotika kepada semua siswa di Primary kelas 4 dan 5 serta siswa Lower dan Upper Secondary di kelas masing-masing. Setelah itu, dengan mempertimbangkan minat, bakat, kecenderungan dan talent siswa, maka untuk tahap awal ini dipilihlah masing-masing 20 siswa/siswi Primary dan 20 siswa/siswi Secondary untuk mengikuti program ini. Kemudian selanjutnya dimintakan persetujuan kepada 40 orangtua siswa apakah akan mengikuti program ini atau tidak dengan segala konsekuensinya. Program ini bersifat opsional dan bukan wajib. Hanya diperuntukkan bagi yang berminat saja.

Rencananya, program ini akan dilaksanakan setiap hari sabtu selama 2 (dua) jam mulai semester yang akan datang pada tahun pelajaran 2019-2020.

Harapan besar kami dengan diselenggarakannya program unggulan ini adalah akan lahir inovator-inovator unggul dalam bidang Robotika dan AI dari rahim Indonesia di masa yang akan datang. Harapannya, mereka akan menjadi pelaku utama perubahan di era Industri Keempat. Dan bukan hanya terpaku menjadi penonton dan customer berbagai hasil penemuan orang lain. Melihat minat, bakat, kecenderungan dan kualifikasi para mentor serta dukungan penuh Syafana dan seluruh orangtua, niscaya mimpi besar itu akan menjadi kenyataan.

Sementara itu Principal Syafana Islamic School, ustadz Marjak menerangkan Intinya acara Mid Year Performance Primary ini diikuti seluruh kelas 1 sampai 6. Mengingat jumkah pesertanya banyak maka pementasan dibagi tiga sesi.

“Siswanya banyak, total 1.176 orang yang Primary. Maka itu dibagi menjadi tiga sesi. Sesi pagi untuk kelas 1 dan 2. Kemudian sesi siang untuk kelas 3 dan 4. Sedangkan sesi petang khusus kelas 5 serta 6,” jelas Principal Syafana Islamic School, ustadz Marjak di tengah acara tersebut.

Dikatakannya, di Syafana Islamic School para siswa-siswi tidak melulu diberi pelajaran di kelas, untuk menumbuhkan percaya diri maka mereka juga belajar berinteraksi dengan orang banyak agar tumbuh percaya diri yang kuat. Ini ditanamkan kepada mereka sebagai bekal untuk menjadi pemimpin kelak.

Ustadz Marjak mengungkapkan, seluruh siswa-siswi Syafana Islamic School diberi kesempatan tampil di panggung yang disaksikan para orang tua dalam satu tahun minimal enam kali. Untuk Mid Year Performance 2019 ini seluruh siswà tampil ke pentas.

Mereka semua tampil dalam pergelaran seni. Di sekolah ini, ungkap Marjak lebih ditanamkan seni budaya Nusantara. Ini dimaksudkan agar kelak mereka meskipun ada di belahan bumi lain, namun tidak tercerabut akar budayanya.***

Ateng Sanusih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here