Difasilitasi Camat Pinang dan Kepolisian, Sengketa Lahan Tol di Kunciran Jaya Berakhir dengan Kesepakatan

0
46 views

BANTENKINI.COM, KOTA TANGERANG – Setelah melalui mediasi yang difasilitasi Camat Pinang dan kepolisian dari Polres Metro Tangerang Kota serta Polsek Cipondoh, sengketa lahan yang terkena jalan tol ruas Cengkareng – Batuceper – Kunciran akhirnya berujung kesepakatan antara pihak Rodiah, Samsiah dengan Maryono.

Camat Pinang, Kaonang menjelaskan kesepakatan ini tertuang dalam berita acara notaris, di antaranya pihak Rodiah, Samsiah dan tiga pemilik bidang tanah yang terkena proyek jalan tol ruas Cengkareng – Batuceper – Kunciran bersepakat damai.

Kaonang menjelaskan hal itu usai perundingan kedua belah pihak tersebut di gelar kantor Kecamatan Pinang, Kota Tangerang yang berakhir Selasa petang 11 Agustus 2020.

“Lembar nota kesepakatannya sedang dibuat pihak notaris. Isi dari lembar itu hasil dari perundingan kedua belah pihak. Kami hanya ingin memberi rasa aman dan nyaman kepada warga serta menjunjung tinggi rasa kemanusiaan. Saya mencintai masyarakat,” ungkap Camat Pinang Kaonang.

Dijelaskannya, persoalan yang berlarut selama empat tahun, hari ini dengan kesepakatan dapat diselesaikan dalam satu hari. Kaonang meyakinkan bahwa warganya taat azas, bila pembayaran sudah selesai mereka akan mengosongkan lahan itu.

“Saya, Camat Pinang bersama Kepolisian Polsek Cipondoh berupaya agar kondusif dalam pembebasan lahan untuk kepentingan negara ini. Dalam permasalahn ini masing-masing pihak menang. Win-win solution. Posisi kami bukan memihak, melainkan ingin menyelesaikan dengan damai,” terang Camat Pinang Kaonang.

Eksekusi Sempat Ricuh

Sebelumnya, eksekusi pengosongan dan penyerahan lahan untuk ruas jalan tol Cengkareng – Batuceper – Kunciran di Kelurahan Kunciran Jaya Kecamatan Pinang, Kota Tangerang ricuh, Selasa pagi 11 Agustus 2020. Pasalnya warga minta lahan yang akan dieksekusi terlebih dahulu dibayar lunas.

Warga yang merasa resah dan belum ada kejelasan menolak adanya pengosongan. Bahkan alat berat yang turun dilempari dengan kayu dan batu. Aparat Kepolisian dan TNI yang bersiaga di lokasi tampak melerai aksi warga ini.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here