Camat Pinang Salurkan Sedekah Buku di Taman Baca kampung Mengalir

0
6 views

BantenKini.com KOTA TANGERANG – Wajah anak-anak di Taman Baca Kampung Mengalir di RT 01 dan RT 02 RW 01 Kelurahan Panunggangan Utara Kecamatan Pinang, Kota Tangerang tampak sumringah. Kini mereka bisa menikmati kembali waktu libur sekolahnya untuk membaca aneka buku di Taman Baca Kampung Mengalir.

Setelah diterjang banjir luapan Sungai Cisadane awal Januari lalu, para bocah tak bisa lagi menikmati suasana tepian Sungai Cisadane sembari membaca buku di bawah rindang pohon. Selama tiga pekan para bocah itu tak kumpul di Taman Baca Kampung Mengalir.

“Hari ini kami menyerahkan buku bacaan dari sedekah buku masyarakat untuk taman baca di Panunggangan Utara ini. Sampai saat ini dari sedekah masyarakat terkumpul sebanyak 3.260 buku. Dari jumlah itu kami bagi untuk empat taman baca. Di wilayah Kelurahan Panunggangan Utara buku yang diserahkan sebanyak 1.719 buku. Di Sudimara Pinang 861 buku dan Pinang Griya sebanyak 680 buku,” beber Camat Pinang, Kaonang saat menyerahkan sedekah buku dari masyarakat untuk Taman Baca Kampung Mengalir di RT 01 dan 02 RW 01 Kelurahan Panunggànan Utara, Rabu petang 29 Januari 2020.

Penyerahan buku itu disaksikan warga beserta pengurus kedua RT tersebut disaksikan Lurah Panunggangan Utara, Warji. Diungkapkan Kaonang, ketika banjir melanda kawasan tepian Sungai Cisadane, seluruh buku di taman baca ini terendam air dan hanyut. Kalaupun ada yang tersisa, sudah bercampur lumpur.

“Kita tidak ingin minat baca para anak ini terhambat. Maka tanpa anggaran belanja daerah kita adakan Pinang Sedekah Buku. Sedekah buku ysng hari ini disampaikan adalah pemberian dari masyarakat. Kita tidak ingin semua anak-anak larut dengan permainan gadget. Maka kita pupuk terus anak-anak untuk minat membaca buku. Semoga adik-adik ini sukses jadi pejabat negara dan sukses menjadi pengusaha,” ungkap Camat Pinang, Kaonang yang langsung disambut tepuk tangan warga.

Ditegaskannya, pembangunan tidak melulu fisik. Namun juga harus disertai pembangunan non fisik. Dalam kesempatan ini, kata Kaonang, kita sedang membangun karakter bangsa yang berwawasan melalui membaca buku. Sedekah buku ini, kata Kaonang, masih akan berlanjut sampai akhir Februari. Jadi bagi masyarakat yang ingin sedekah buku dapat menyalurkan melalui kantor Kecamatan Pinang.

Sementara itu Ahmad Royani Ketua RT 01/01 Kelurahan Panunggangan Utara mengungkapkan terima kasih kepada seluruh warga Kecamatan Pinang dan masyarakat lainnya yang telah bersedekah buku bagi pemenuhan pustaka Taman Baca Kampung Mengalir. Ia mengaku terharu atas perhatian dan kepedulian warga Kecamatan Pinang dan masyarakat lainnya atas sedekah buku ini.

“Bacaan ini sangat berguna bagi anak-anak di sini. Mereka manfaatkan buku di sini untuk pènambah pengetahuan. Mereka baca buku di sini,” jelas Ketua RT 01/01 Ahmad Royani.

Ketua RT 02 RW 01, Muhammad Rodin menjelaskan sebelum Taman Baca Kampung Mengalir diterjang banjir, tiap hari Minggu ramai anak-anak kumpul sembari membaca buku. Ketika taman baca ini dilibas banjir, sambung RT Rodin semua buku terendam air bercampur lumpur. Tak sedikit pula koleksi bacaan di taman baca ini yang hanyut terbawa arus banjir.

Alhamdulillah, pak Camat Kaonang memprakarsai sedekah buku yang pada akhirnya terkumpul ribuan buku sehingga anak-anak di sini bisa menikmati kembali taman baca. Mereka bisa membaca buku kembali di hari libur,” beber Ketua RT 02/01 Kelurahan Panunggangan Utara, Muhammad Rodin.

Lurah Panunggangan Utara, Warji mengatakan taman baca ini untuk mengurangi anak-anak dari keranjingan main game di gadget. Di taman baca ini, masyarakat dapat membaca buku sebagai gudang ilmu dan jendela dunia.

“Kami atas nama warga Panunggangan Utara menghaturkan terima kasih kepada masyàrakat Kecamatan Pinang dan para pihak yang telah bersedekah buku bagi Taman Baca Kampung Mengalir. Kami terima kasih pula kepada Pak Camat Pinang yang telah memprakarsai sedekah buku ini,” ujar Lurah Panunggangan Utara, Warji.***

Ateng Sanusih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here