Bangunan Liar Kepung Sudut Kota Serang

0
86

BANTENKINI.COM, SERANG – Selain tampak kumuh dan kotor karena tumpukan sampah di mana-mana, Kota Serang semakin semrawut dengan banyaknya bangunan liar (Bangli) yang melanggar aturan sempadan jalan.

Padahal dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung menyebutkan bahwa bangunan harus mempunyai jarak bebas bangunan yang meliputi garis sempadan bangunan (GSB) dan jarak antar gedung.

Batasan atau patokan untuk mengukur besar GSB adalah as jalan, tepi sungai, tepi pantai, jalan kereta api, dan/atau jaringan tegangan tinggi.

Sehingga jika bangunan berada di pinggir jalan maka garis sempadan diukur dari as jalan sampai bangunan terluar di lahan tanah yang dikuasai. Standarnya GSB, yakni tiga sampai lima mater.

Jumlah bangunan liar di Kota Serang tersebar di Calung, Jalan Raya Banten Lama, Sapta Marga, Ciracas dan Lingkar Selatan. Untuk jenisnya bervariatif dari mulai kios jualan, toko dan lainnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang TB Yasin mengatakan untuk bangunan liar pihaknya sudah melakukan pemetaan dan dalam waktu dekat akan dilakukan pembongkaran.

“Kita sudah lakukan pemetaan dimulai dari depan Polsek Calung itu ada bangunan di sempadan jalan. Nanti akan kita tegakkan  sesuai SOP kita beri peringatan dan teguran jadi tidak serta merta langsung ditertibkan,” katanya, Kamis (18/7).

Penertiban bangunan liar, dikatakan TB Yasin harus dilakukan persuasif sesuai dengan aturan yang berlaku karena warga yang namanya sedang melakukan usaha, jadi harus diberi pemahaman dulu.

“Saat pembongkaran kita harus beri pemahaman terlebih dahulu kita lakukan secara persuasif jangan ujug-ujug ditertibkan harus sesuai dengan aturan,” tukasnya.

Sementara, Walikota Serang Syafrudin mengakui jumlah bangli di kota berjuluk Madani ini masih banyak. Untuk itu ia meminta Satpol PP untuk tegas menegakan peraturan.

“Satpol PP harus menekan aturan terutama bangunan yang melanggar aturan sempadan jalan,” ucapnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here