Ada Yang Merasa Aman dari Virus Corona Karena Merasa Dekat dengan Allah

0
67 views

Ketahuilah Yaa Saudara/i…

Rasulullah saw adalah manusia yang paling dekat dengan Allah, bersembunyi di gua tsur dari kejaran Kafir Quraisy. Bukan karena dia takut atau pengecut, tapi Risalah agama ini harus sampai ke generasi berikutnya..

Nabi Musa Alaihi Salam adalah salah satu nabi dan rasul yg bergelar Ulul Azmi, salah satu manusia yang paling dicintai oleh Allah Subhanawataala berlari menyeberangi laut mati menghindari kejaran Firaun. Bukan karena dia takut atau pengecut tapi Agama ini tidak menginginkan umatnya mati konyol.

Nabi Ibrahim Alaihi Salam adalah manusia kedua yang paling dicintai oleh Allah Subhana waataala pernah berlari dari kejaran Namrudz. Bukan karena dia takut atau pengecut tapi agama ini kadang harus mengalah untuk menang.

Khalifah Umar Radhiyallahu Anhu adalah manusia yang dijamin masuk syurga pernah menghindari kampung yang terkena wabah (tha’un). Bukan karena dia takut atau pengecut tapi beliau berpendapat bahwa berlarilah dari takdir buruk ke takdir yang baik.

Dan kalian yang bukan Rasul, bukan Nabi, bukan pula manusia yang dijamin Syurga dengan pongah seolah menantang wabah (tha’un) dengan berkata jika kita dekat dengan Allah maka wabah itu tidak akan mendekati kita. Ketahuilah Yaa Akhy Yaa Ukhty,

Keyakinan kepada Allah dengan tetap berIhktiar adalah kesempurnaan Ketaqwaan kepada Allah. SWT.

dan janganlah engkau SOMBONG dan engkau JAHIL dengan ilmumu..

# Untuk Yang Sering Bilang
TIDAK TAKUT CORONA 👍

Berikut Hal Kisah Seorang Nenek :

Ada Seorang Nenek Yang Begitu Percaya Sama Tuhan…,
Nenek Ini Selalu Berpedoman “Percayalah Tuhan Akan Menyelamatkannya…”

Pada Suatu Waktu Rumahnya Kebanjiran, Saat Itu Air Masih Setinggi 1Meter, Ketua RTnya Datang Dan Mengajaknya Untuk Mengungsi, Tetapi Dia Menolak Dengan Berkata, “Tuhanku Akan Menyelamatkanku”, Lalu Pak RT Itupun Pergi Mengungsi.

“Air Pun Terus Naik, Nenek Itu Mulai Naik Ke Lantai 2 Rumahnya. Kemudian Datang Tetangganya Yang Kebetulan Lewat Mau Mengungsi Dan Mengajaknya Pergi Dari Tempat Itu, Tetapi Dia Menolak Dan Tetap Berkata, “Tuhanku Akan Menyelamatkanku”.

Air Terus Semakin Tinggi, Akhirnya Dia Naik Ke Atap Rumahnya. Rumahnya Sudah Tenggelam, Kemudian Datang Tim SAR Untuk Menyelamatkannya, Dan Mengajaknya Pergi Ke Tempat Pengungsian, Lagi – Lagi Si Nenek Tetap Menolak.

Akhirnya Si Nenek Pun Tenggelam Bersama Rumahnya, Dan Ditemukan Telah Meninggal Dunia.

Di pintu Surga Saat Bertemu Dengan Malaikat, Dia Protes Dan Berkata, “Kenapa Tuhan Membiarkanku Mati ?!?
Bukankah Tuhan Berkata Akan Menyelamatkanku !?!”

Jawaban Malaikat :

“Tuhan Sudah Berusaha Menyelamatkanmu, Tapi Kau Menolaknya !!!
Kau Pikir Pak RT, Tetangga Dan Tim SAR Yang Datang Kepadamu Untuk Menyelamatkanmu Itu Siapa Yang Nyuruh” Ujar Si Malaikat.
“Tuhan-lah Yang Menyuruh Mereka, Dengan Perantara Merekalah Tuhan Akan Menyelamatkanmu !!!”.

Si Nenek Baru Sadar, Kalaupun Tuhan Berkata Akan Menyelamatkannya Bukan Berarti Tuhan Sendiri Yang Akan Datang Kepadanya, Tetapi Melalui Perantaranya (Orang Lain).

Begitulah Dengan Kondisi Kita Saat Ini… ?’
Kita Percaya Sama Tuhan, Tetapi Pemerintah Pusat Atau Daerah Serta Juga Petugas Medis Yang Sudah Membuat Pengumuman Adalah Perpanjangan Tangan Tuhan, Sebagai LantaranNya Untuk Menyelamatkan Kita, Mari Kita Ikuti,,,!!!.
“Karena Itulah Jalan Yang Terbaik Buat Semua, Yang Bisa Kita Lakukan Saat Ini”.

Terimakasih, Semoga Bermanfaat🙏
#DirumahAja#.

 

Penulis: Satrio DJ MBA adalah Konsultan KMB (Keuangan Mitra Bank) dan aktif sebagai Sekum Gerakan Masyarakat Bela Negara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here