Indonesia Tak Perlu Import Beras

0
42 views

BANTENKINI.COM–Pandeglang—Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, ketika melakukan panen raya di area Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjunglesung dengan luas 250 hektar ,Kamis(23 April 2020),Desa Tanjung Jaya Kecamatan Panimbang. Mengatakan ,negeri kita tak perlu lakukan import beras ,jika hasil padi seperti panen raya di Kawasan Ekonomi Khusus yang  ada di wilayah Kabupaten Pandeglang.

Dirinya mengatakan, tujuan ikut terlibat langsung dalam acara panen raya di Panimbang adalah dalam rangka pengecekan ketersediaan pangan agar bisa terkendali.

“Saya tertarik dengan apa yang disampaikan Bupati Pandeglang jika diwilayahnya ketersediaan pangan cukup baik. Untuk itu Bapak Presiden mengintruksikan kami untuk memvalidasi dan hasilnya cukup memuaskan, dan ini hasil kerja semua pihak,”ungkapnya.

Ditandaskannya, dari Bulan Mei hingga selesai Ramadhan, ia meyakini, pangan akan tersedia dengan baik.

Melihat potensi pertanian di Pandeglang cukup besar, Mentan mengintruksikan beberapa Direktorat Jendral (Dirjen) untuk meluncurkan program guna mendukung peningkatan produktifitas pangan di Pandeglang.

“Dirjen Sapras bisa bantu untuk pengadaan combain dan bantu juga pembiayaan melalui kredit lunak untuk pengembangan pertanian”tegasnya.

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan Pandeglang memiliki luas baku lahan 274.690 Ha, dimana kata Irna lahan sawah seluas 52.640 Ha, dan lahan darat 222.094 Ha.

“Daerah kami saat ini merupakan penghasil beras sentra utama Provinsi Banten kontribusinya mencapai 35%, dan terhadap produksi nasional hampir 1%,” kata Irna

Dikatakan Irna, Pandeglang merupakan wilayah agraris tersebar di 35 Kecamatan 326 Desa. Potensi yang dimiliki disebutkan Irna yaitu tanaman pangan, hortikultura, perikanan dan peternakan.

“Yang sekarang panen kurang lebih 250 hektar, dengan provitas 7-8 ton. Paritas yang ditanam padi Ciherang oleh Poktan Karya Tani Desa Tanjung Jaya,” jelasnya.

(AsepWE&Heru)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here